Assalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabrokaatuh..
Wahai para cowok dan Masyarakat..
Saat ini yaitu hari Pahlawan, dimana kita perlu mengingat akan jasa para jagoan kita yang telah berjuang untuk Negeri ini, apakah kita lupa, apakah kita hanya diam, sedangkan mereka para jagoan yakni orang-orang sebelum kita rela mengorbankan jiwa raga, darah untuk bangsa Indonesia ini. Kita hidup di masa merdeka ibarat kini ini bukan hanya sekedar menikmati segala apa yang telah kita hadapi, didepan mata, disekeliling kita, sebuah makna kebebasan dari segala bidang intervensi dari segi apapun tak lepas dari mereka yang telah berjuang demi kita semua, untuk itu pada hari ini, kita harus memaknainya dengan penuh segala syukur kepada Yang Mahakuasa yang maha Esa.
Para Hadirin yang saya Hormati..
Betapa berat usaha jagoan dikala itu, betapa susah payah hidup pada zaman itu, betapa penuh dengan kekacauan, darah dimana-mana, usaha rakyat Indonesia dikala itu untuk mengusir penjajahan Belanda di Surabaya tanggal 10 Nevember adalah catatan mahal, yaitu sebuah makna Pengorbanan yan tulus untuk negeri ini, kita yaitu pewaris yang menjalaninya, kita sekalian merupakan bangsa yang sudah bebas, kemudian bagaimana biar kita semua menjalani hidup di masa ibarat kini ini, berbeda dengan dikala itu, dan sangat berbeda, di 10 November ini mari kita gotong royong berfikir sejenak, bagaimana keadaan bangsa ini selanjutnya, sedangkan kita diamanati nilai sopan santun yang tinggi oleh para jagoan kita.
Haridin yang dimulyakan Yang Mahakuasa Yang Maha Esa.
Sebuah catatan, bahkan tamparan bagi kita semua, dimana dikala ini masih saja banyak para perusak negeri, di banyak sekali penjuru tanah air, bahkan hingga pada instansi pemerintahan ibarat korupsi, dan duduk kasus sosial lainnya ibarat banyaknya pengangguran, semestinya kita malu dengan para jagoan kita yang bersusah payah memerdekaan Negeri ini dengan segala kemampuan bahkan nyawa mereka taruhkan. Kita mesti mengingatnya dan memperhatikan wasiat-wasiatnya ibarat pada Undang-undang 45 yang menjadi landasan Negara Kita, kita yaitu penganut agama, kita yaitu masyarakat yang mempunyai identitas dan mempunyai karakteristik yang unik serta kaya, marilah kita bersama mengatakan kepada mereka para jagoan kita yang telah memerikan kita amanat untuk negeri ini dengan kesejahteraan, dengan kebebasan, dengan bekerja, dengan terus mengabdi pada Negara serta tulus nrimo membela kepentingan Masyarakat, kita basmi Koruptor, dan kita wujudkan negara yang bersahaja.
Para Hadirin yang saya hormati..
Sudah saatnya kita semua membuka mata, dikala ini sudah memasuki globalisasi, dimana kita sudah berhadapan secara terang-terangan dengan orang-orang yang hendak merusak, merebut bangsa ini, mari kita bersatu, bersama untuk melawan mereka dan ikut berkompetisi secara positif demi negara kita yang tercinta ini, biar para jagoan kita tersenyum melihat bangsa ini maju. Telah kita sadari bersama mengenai banyak hal duduk kasus di negeri ini, belum lagi kita dihadapkan dengan orang-orang absurd dalam banyak sekali sektor kerjasama. dan sebebarnya tantangan ibarat zaman kini ini lebih nyata, walaupun tanpa peluru, tanpa darah, tanpa sejata dan lainya, akan tetapi ideologi kita yang akan dijajah hingga kita lupa kepada Pancasila, yang ada kita menjadi insan yang mementingkan diri sendiri.
Sudah saatnya kita semua membuka mata, dikala ini sudah memasuki globalisasi, dimana kita sudah berhadapan secara terang-terangan dengan orang-orang yang hendak merusak, merebut bangsa ini, mari kita bersatu, bersama untuk melawan mereka dan ikut berkompetisi secara positif demi negara kita yang tercinta ini, biar para jagoan kita tersenyum melihat bangsa ini maju. Telah kita sadari bersama mengenai banyak hal duduk kasus di negeri ini, belum lagi kita dihadapkan dengan orang-orang absurd dalam banyak sekali sektor kerjasama. dan sebebarnya tantangan ibarat zaman kini ini lebih nyata, walaupun tanpa peluru, tanpa darah, tanpa sejata dan lainya, akan tetapi ideologi kita yang akan dijajah hingga kita lupa kepada Pancasila, yang ada kita menjadi insan yang mementingkan diri sendiri.
Sekian pidato yang bisa saya sampaikan, sebelum saya tutup pidato ini, marilah kepada seluruh masysrakat Indonesia, Ayo, Bangkit, Bangkit, MAJU.... terima kasih untuk perhatiannya, dan terima kasih yang sebesar-besarnya. selesai kata saya ucapkan.
Wassalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh...

